Kamis, 19 Agustus 2010

Pantaskah Dia bersama Mu

Dalam hidup ini tentu kita tak dapat sendiri atau tanpa orang lain, banyak teori mengatakan bahwa kita adalah makhluk sosial yang berarti kita membutuhkan orang lain untuk menjalani hidup ini.
Dalam Islam juga menganut paham yang demikian, banyak ayat-ayat Allah SWT yang mengatakan bahwasanya kita harus slalu menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, bahkan sesama makhluk Allah, dan kita juga dilarang menyakiti dan bahkan kita juga dilarang mengolok-olokan orang lain.

Sesuai dengan judul diatas, saya ingin mengajak kita bertanya pada diri kita apakah Dia pantas berada bersama kita, nah ini tak hanya untuk orang-orang yang berada disekeliling kita sebagai teman, namun untuk orang yang akan kita jadikan pendamping hidup. Islam tak pernah melarang umatnya untuk berteman dengan siapapun, dengan latar belakang apapu, dang agama manapun. Namun ada hal yang harus kita ingat yakni tak semua orang itu akan membawa kebaikan ataupun keburukan pada kita, jadi ternyata kita juga harus berhati-hati memilih teman, karena banyak pula teman yang menjerumuskan kita kepada jalan yang salah, seperti pepatah mengatakan "kalau kita berteman dengan penjual minyak wangi maka paling tidak kita terkena wanginya, dan apabila kita berteman dengan pengetam kayu maka paling tidak kita akan terkenah serpihannya" walaupu terkadang pepatah ini tak sepenuhnya terjadi namun paling tidak ini merupakan peringatan pada kita untuk selektif memilih teman.

Selanjutnya kita berpindah pada pembahasan tentang memilih pasangan, apakah Dia pantas bersama Mu..??
Banyak hal yang harus diperhatikan dalam hal mencari teman yang satu ini, karena untuk yang satu ini bukan hanya sekedar hubungan biasa. Pendamping hidup tentu kita tak mau salah dalam memilihnya, karena tak ada satu orangpun yang menginginkan pendamping yang tak baik, dan rumah tangga berakhir dengan kesedihan dan perceraian. Dari buku-buku yang saya baca hampir semua mengatakan bahwa mencari pendamping hidup itu tak mudah, namun tak pula terlalu sulit. Mari kita simak anjuran yang berikut ini, pilihlah pasangan itu sepadan, lihatlah paras wajahnya (tampan atau cantik), lihat pula hartanya, lalu lihat keturunannya, dan lihat pula aqidahnya (Agama). namun kita harus ingat bahwa ketampanan dan kecantikan suatu sa'at pasti akan berubah karena tak ada yang selamanya muda, lalu harta suatu sa'at juga bisa berubah karena tak ada yang abadi, dan begitu pula dengan keturuna yang baik taupun yang buruk, tau keturunan bagsawan atau rakyat jelata, itupun hanyalah tergantung pada pandangan orang lain dan juga tergantung pada hati manusia itu sendiri, bila hatinya baik maka pribadinyapun akan baik, karena tak selamanya keturunan orang baik baik akan pasti baik begitu pula sebaliknya. maka Islam mengatakan pilihlah olehmu orang yang seagama dan baik pula akhlaknya karena keimanan seseorang akan membuat kebaikan pada dirinya.

Dari sedikit tulisan diatas mungkin kita sudah bisa bertanya kembali pada diri kita, apakah Dia pantas bersama Ku..?? jawabannya tentu pada anda, dari buku yang saya baca berpesan bahwasanya Jangan salah memilih, jatuhkanlah pilihan pada orang yang tepat, jika pribadinya saja tak baik maka apa yang patut kita pertimbangkan untuk memilihnya, kenalilah Dia dan pastikan kamu tak memilih orang yang salah.. dan bila Dia bukan yang baik menurut anjuran Agama, maka tinggalkanlah dia, karena dia tak pantas untuk mu.
dan pesan saya untuk sahabat, jangan keluarkan air mata mu untuk orang yang telah menyakiti mu, karena dunia tak akan berakhir tanpanya, dan tak ada tempat untuk yang suka berselingkuh. Penghianat hanya pantas dineraka.